Senin, 28 September 2015

Arena Kampus


Intimidasi dalam kampus

Intimidasi merupakan tindakan menakut-nakuti, terutama untuk memaksa orang atau pihak lain berbuat sesuatu. Hal seperti ini dianggap kejam ketika pertama kali di dengar, condong kepada perbuatan yang bernilai negatif di mata masyarakat sekitar, terutama ketika seseorang sudah menjadi korban dari intimidasi (ter-intimidasi). Apa lagi di sekitar kampus, ada yang namanya intimidasi dari dosen, seperti ketika dosen berbuat semena-mena dalam forum diskusi di kelas, yang cenderung memaksa mahasiswa untuk mengikuti kehendak-kehendaknya.
Sebenarnya estimasi atau bayangan tentang intimidasi yang seperti itu perlu di buang jauh-jauh, kalau perlu jangan lagi di bawa-bawa dalam hal pembelajaran. Sekarang saatnya kita merubah statemen yang nampaknya negatif itu menjadi statemen yang positif, sehingga mahasiswa tidak lagi menganut aliran arti intimidasi yang salah. Perbuatan intimidasi di dalam kampus itu perlu, apalagi intimidasi dosen terhadap mahasiswanya dalam kelas.
 Dosen perlu memaksa mahasiswanya untuk belajar agar menguasai mata kuliah, sehingga suatu saat nanti mahasiswanya bisa sukses. Dosen sebagai pemberi ilmu sudah tahu apa yang di perlukan oleh mahasiswanya ke depan, mungkin itu sebagai metode yang baik baginya. Dan perlu di ketahui, bahwa sebenarnya hal semacam itulah metode mendidik mahasiswa dengan baik dan benar, walaupun kesannya paksaan tapi sebenarnya didikan.
Akan tetapi, tidak hanya dosen yang bisa di katakan melakaukan intimidasi terhadap mahasiswa, melainkan mahasiswa juga melakukan hal tersebut terhadap mahasiswa lainnya. Seperti contoh, ketika ada mahasiswa yang berperawakan jelek, dan itu telah di akui oleh teman-temannya, kemudian temannya mencemooh dirinya di depan para mahasiswa lainnya, mengatakan bahwa gaya yang dimilikinya adalah ndeso atau cemoohan yang lainnya. Itu juga bisa di katakan intimidasi.
Intimidasi yang sudah berada di kalangan kampus ini telah ada semenjak beberapa tahun lamanya, dan itu pun pernah mereka (mahasiswa) lakukan pada masa Sekolah Menengah Atas (SMA).
Jadi, intimidasi yang merugikan orang lain perlu kita hindari, seperti yang telah di contohkan di atas. Boleh saja melakukan paksaan atau menakut-nakuti tapi dalam hal kebaikan, seperti intimidasi dosen kepada mahasiswanya tadi, dan itu merupakan sebuah intimidasi yang perlu di tiru oleh siapapun. Akan membawa kepada korban atau sasarannya kepada kebaikan untuk kedepannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar